Mi Si Ned

325 Views

Malam ini saya kembali berlabuh di kedai kopi kampung. Saya berencana menulis postingan singkat saja. Sebab selalu melarutkan diri dalam tulisan-tulisan panjang terkadang membosankan. Begitu pula halnya dengan mengikat diri dalam tulisan-tulisan pendek, juga menjemukan.

Setiba di kedai, saya langsung memesan kopi. Tadinya saya berpikir, segelas kopi ini akan mampu merangsang jari-jari saya untuk menulis. Ternyata dugaan itu salah.

Tanpa menunggu lama, saya langsung memperbaiki kesalahan. Saya mencoba memesan mi ribus. Saya yakin, mi ini akan sangat membantu untuk menyelesaikan tulisan. Ternyata benar. Setelah menikmati mi rebus buatan si Ned, saya pun terbebas dari rasa malas.

Di kampung saya, mi si Ned ini memang lumayan terkenal. Padahal, cuma mi instan yang direbus dengan air putih tanpa bumbu. Cuma saja, kelebihan si Ned, setelah merebus, air rebusan mi itu dibuang dan kemudian diganti dengan air lain.

Sebenarnya saya sedang dalam program diet, tapi mi Ned terlalu menggoda. Saya pun menggagalkan program itu untuk malam ini.

Saya tidak tahu dari mana dia mendapat resep ini. Yang jelas, mi buatan si Ned, lengkapnya si Juned, yang namanya hampir mirip dengan si @ned ini cukup nikmat.

Malam ini saya harus berterima kasih kepada si Ned karena mi buatannya telah membantu saya menyelesaikan tulisan ini. Cara saya berterima kasih kepada si Ned dengan membayar sejumlah enam ribu rupiah, pengganti harga mi.

Print Friendly, PDF & Email

Comments

comments

Senandung Jampoek

Senandung Jampoek Penulis: Khairil Miswar Penerbit: Kawat Publishing ISBN: 978-602-50591-7-9 Cetakan: Pertama, 2020 Tebal: 282 halaman. Harga: Rp. 55.000 (Pingiriman wilayah Aceh + ongkir Rp. 5000). Minat Hubungi WA: 081360660766
khairilmiswar
About khairilmiswar 281 Articles
Khairil Miswar dilahirkan di Desa Cot Bada Baroh Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen pada 24 Juli 1981 dari pasangan Ayahanda Drs. Tgk. H. Ismail Sarong dan Ibunda Hj. Mudiah Affan (Almarhumah). Menyelesaikan pendidikan Pascasarjana di UIN Ar-Raniry Banda Aceh pada Konsentrasi Pemikiran dalam Islam. Menulis artikel di beberapa media dan menulis beberapa buku.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*