Makna Panen Bagi Petani

Cot Buket
135 Views

Bagi petani, *panen* adalah kegembiraan. Panen adalah wujud dari kemenangan setelah sebelumnya berjuang bersusah-payah bekerja dalam teriknya matahari dan lebatnya hujan. Saat panen tiba, rasa lelah dan penat itu pun hilang seketika. Wajah muram selama masa penantian segera berganti ceria dengan datangnya musim panen.

Dengan beberapa pengecualian, kegembiraan petani di musim panen biasanya tidak berlangsung lama. Mereka akan segera berhadapan dengan persoalan klasik dan harus membayar biaya perawatan seperti harga pupuk, obatan-obatan dan biaya lainnya yang telah digunakan pada masa tanam.

Tidak sedikit petani kita yang memulai usaha taninya dengan utang, dimulai dari kebutuhan benih sampai upah untuk memanen. Hampir semua kebutuhan di masa tanam bergantung pada utang.

Kawasan Reuleut, Kec. Kota Juang, Bireuen

Ketika panen tiba, mereka memang merasakan kegembiraan untuk beberapa waktu. Mereka gembira karena bisa membayar utang-utangnya. Mereka juga gembira telah memiliki sedikit stok makanan untuk beberapa bulan ke depan.

Dalam tulisan singkat ini, saya tidak memiliki cukup waktu untuk menghadirkan data secara detail terkait kondisi petani kita. Tapi, secara umum, petani kita memang belum sejahtera. Bahkan, ramai petani yang sama sekali tidak memiliki lahan pribadi sehingga harus menyewa lahan dari pihak lain.

Sebagian besar petani kita masih berstatus sebagai buruh tani dan belum meningkat ke taraf pengusaha tani yang benar-benar mandiri dengan usahanya.

Selain itu, berbeda dengan pedagang yang bisa menentukan sendiri harga jual bagi barang dagangannya, petani justru tidak memiliki kewenangan atas harga dari hasil produksinya sehingga selamanya mereka harus tunduk pada kehendak pasar (pembeli).

Cot Buket

Melihat kondisi ini, tampaknya kejayaan petani kita masih jauh. Bukan tidak mungkin selamanya mereka akan menyandang status sebagai buruh tani. Dan, kegembiraan musim panen hanya menjadi hiburan sementara untuk kemudian kembali dalam kepedihan.

Print Friendly, PDF & Email

Comments

comments

Senandung Jampoek

Senandung Jampoek Penulis: Khairil Miswar Penerbit: Kawat Publishing ISBN: 978-602-50591-7-9 Cetakan: Pertama, 2020 Tebal: 282 halaman. Harga: Rp. 55.000 (Pingiriman wilayah Aceh + ongkir Rp. 5000). Minat Hubungi WA: 081360660766
khairilmiswar
About khairilmiswar 281 Articles
Khairil Miswar dilahirkan di Desa Cot Bada Baroh Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen pada 24 Juli 1981 dari pasangan Ayahanda Drs. Tgk. H. Ismail Sarong dan Ibunda Hj. Mudiah Affan (Almarhumah). Menyelesaikan pendidikan Pascasarjana di UIN Ar-Raniry Banda Aceh pada Konsentrasi Pemikiran dalam Islam. Menulis artikel di beberapa media dan menulis beberapa buku.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*