Narkoba Semakin Menggila

[Shine](https://archive.shine.cn/archive/metro/society/Drug-addict-numbers-are-rising-more-slowly/shdaily.shtml)
130 Views

Hampir saban hari kita membaca berita terkait penangkapan pengedar dan kurir narkoba. Informasi ini selalu saja tersaji di media cetak, online dan televisi.

Bisnis narkoba memang cukup menggiurkan, khususnya bagi mereka yang ingin kaya dengan cara pintas. Bagi mafia besar hanya butuh modal dan kemudian mendapat keuntungan berkali lipat. Sementara bagi kurir dan pengedar hanya cukup dengan keberanian dan modal nekat.

Narkoba memang telah sukses mengantarkan sebagian orang kaya raya. Dan narkoba juga telah berhasil membawa banyak orang menuju petaka dan berakhir di penjara, bahkan tidak sedikit yang dihukum mati.

Bisnis narkoba hanya memiliki dua konsekuensi; rezeki dan risiko. Jika sukses maka mereka akan mendapat rezeki dan jika gagal akan berhadapan dengan risiko. Dengan demikian, pelaku bisnis narkoba harus mampu berjudi nasib.

Selama ini bisnis narkoba telah melibatkan masyarakat dari beragam profesi. Mulai dari oknum petani sampai oknum polisi. Dari segi jenis kelamin pun demikian; laki-laki perempuan memiliki peluang yang sama untuk terlibat dalam bisnis ini.

Distribusi narkoba saat ini sudah semakin menggila. Golongan tua, muda dan remaja menjadi sama saja di hadapan narkoba. Demikian pula dengan tingkat pendidikan pun tidak berbeda di hadapan narkoba. Beberapa oknum intelektual juga tergoda dengan narkoba.

Anehnya, semakin ditumpas narkoba justru semakin berkembang. Semakin ditangkap semakin bermunculan. Semakin dilarang semakin ulok.

Print Friendly, PDF & Email

Comments

comments

Senandung Jampoek

Senandung Jampoek Penulis: Khairil Miswar Penerbit: Kawat Publishing ISBN: 978-602-50591-7-9 Cetakan: Pertama, 2020 Tebal: 282 halaman. Harga: Rp. 55.000 (Pingiriman wilayah Aceh + ongkir Rp. 5000). Minat Hubungi WA: 081360660766
khairilmiswar
About khairilmiswar 281 Articles
Khairil Miswar dilahirkan di Desa Cot Bada Baroh Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen pada 24 Juli 1981 dari pasangan Ayahanda Drs. Tgk. H. Ismail Sarong dan Ibunda Hj. Mudiah Affan (Almarhumah). Menyelesaikan pendidikan Pascasarjana di UIN Ar-Raniry Banda Aceh pada Konsentrasi Pemikiran dalam Islam. Menulis artikel di beberapa media dan menulis beberapa buku.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*