Politik dan Ketelanjangan

Hosting Unlimited Indonesia
[Vectostock](https://www.vectorstock.com/royalty-free-vector/cartoon-man-in-a-hat-and-bare-feet-standing-vector-4053755)
223 Views

Sesuatu yang tabu di luar sana menjadi lumrah saja di pentas politik. Sesuatu yang aneh di ruang lain menjadi wajar saja di arena politik. Singkatnya, pentas politik praktis telah memberi ruang bagi lahirnya kemungkinan-kemungkinan yang awalnya dianggap tidak mungkin. Kemungkinan-kemungkinan ini terus membiak beranak dan menetas mengiringi perjalanan politik di alam demokrasi yang batas-batasnya nyaris tak terlacak.

Politik di pentas demokrasi layaknya air yang akan mengikut bentuk wadah. Ia terus menyesuaikan diri sesuai selera zaman yang terus berubah. Demokrasi tidak hanya mencairkan sistem politik, tapi juga mencairkan manusia-manusia yang terlibat di dalamnya. Prinsip sekeras batu pun akan menemui ajalnya dalam pusaran demokrasi.

Ketika ruang politik praktis telah mencair, kita pun akan berhadapan dengan ketelanjangan-ketelanjangan yang semakin liar. Ketelanjangan ini akan membuka semuanya seterang-terangnya sehingga kebusukan yang dulunya terpendam pun memencar keluar. Tak ada yang bisa menghalangi ketelanjangan di pentas politik, sebab ia telah membuka diri untuk ditonton oleh berjuta lirikan mata.

Dalam ruang politik praktis yang berselimut demokrasi, ketelanjangan menjadi pilihan bagi siapa saja yang terjebak di dalamnya. Tidak hanya bertelanjang diri, tapi insan-insan politik juga akan berupaya menelanjangi siapa saja yang diyakini sebagai layak ditelanjangi.

Seorang kiyai boleh saja menjadi “raja” yang suci di hadapan santri-santrinya, tapi di hadapan politik praktis, “kesucian” itu bisa luntur seketika melalui aksi penelanjangan yang tidak bisa dibendung. Kebaikan-kebaikannya yang telah menyebar akan tenggelam dan kesalahan-kesalahannya yang terdalam dan tersembunyi akan menyeruak melalui penelanjangan.

Seorang yang dikenal bersih dan jujur di luar sana dalam seketika bisa kehilangan marwahnya pada saat ia menceburkan diri dalam politik praktis. Kejahatan-kejahatannya yang dulunya terkubur seketika akan terkuak melalui penelanjangan.

Dalam kondisi ini hanya dua pilihan tersisa; membiarkan diri ditelanjangi atau membalas dengan ikut menelanjangi. Akhirnya semua telanjang.

Print Friendly, PDF & Email

Comments

comments

Hosting Unlimited Indonesia
khairilmiswar
About khairilmiswar 288 Articles
Khairil Miswar dilahirkan di Desa Cot Bada Baroh Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen pada 24 Juli 1981 dari pasangan Ayahanda Drs. Tgk. H. Ismail Sarong dan Ibunda Hj. Mudiah Affan (Almarhumah). Menyelesaikan pendidikan Pascasarjana di UIN Ar-Raniry Banda Aceh pada Konsentrasi Pemikiran dalam Islam. Menulis artikel di beberapa media dan menulis beberapa buku.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*