SteemPress dan Blog yang Terus Berdenyut

Google.com
111 Views

Tuan dan Puan Steemians…

Dua bulan lalu, penyedia layanan web dan hosting memperingatkan saya bahwa blog [khairilmiswar.com](http://khairilmiswar.com) akan segera *expired* dalam 60 hari.

Seminggu lalu, peringatan yang sama kembali dikirimkan ke email saya bahwa masa *expired* kurang dari 30 hari lagi. Pihak penyedia layanan meminta saya untuk memperpanjang kembali domain dan hosting tersebut.

Sejak diaktifkan kembali pada tahun 2015, saya memang terus berusaha mempertahankan blog [khairilmiswar.com](http://khairilmiswar.com) agar tetap menyala. Setiap peringatan *expired* selalu saya perhatikan dengan serius demi keselamatan blog.

Seperti pernah saya tulis sebelumnya bahwa saya memelihara beberapa blog dan menulis di beberapa tempat, termasuk di Steemit sehingga blog [khairilmiswar.com](http://khairilmiswar.com) sempat vakum tanpa postingan. Tapi, sejak dikenalkan dengan SteemPress, tulisan di blog kembali *terupdate.* Saya harus jujur bahwa SteemPress telah berjasa menyelamatkan blog saya agar tetap berdenyut.

Saat ini, saya merasa sangat terbantu oleh dukungan SteemPress yang tetap setia melakukan upvote dengan nilai reward yang lumayan.

Saya juga melihat ada perbedaan pola kurasi yang dilakukan oleh SteemPress dengan beberapa aplikasi lain.

Dengan tidak bermaksud membuat perbandingan yang tidak patut, saya melihat @steempress-io lebih konsisten dalam melakukan kurasi per-24 jam sekali kepada konten yang diposting melalui SteemPress.

Kondisi ini berbeda dengan pola kurasi dari beberapa aplikasi pihak ketiga yang terkesan tidak menentu dan sulit ditebak.

Dalam kondisi nilai SBD yang terus turun saat ini, patukan-patukan upvote dari SteemPress memang cukup terasa sehingga postingan di Steemit pun tetap berdetak.

Dukungan SteemPress kepada Steemian Blogger melalui aksi kurasi (upvote) memang patut diapresiasi oleh seluruh Steemians. Meskipun kita tidak tahu sampai kapan aksi kurasi ini akan berlangsung, tapi yang jelas, ini adalah kesempatan baik yang harus dimanfaatkan Steemian Blogger untuk terus berkembang.

Selain mendapat kurasi di postingan Steemit, saya juga bersyukur blog juga tetap aktif dengan tulisan yang terus bertambah setiap hari. Saya yakin hal yang sama juga dirasakan oleh Steemian Blogger lainnya.

Dengan demikian, kita semua patut berterima kasih kepada @howo dan @fredrikaa yang telah membantu para Steemians Blogger melalui kurasi dari @steempress-io.

Saya tidak dapat membayangkan bagaimana nasib blog tanpa dukungan SteemPress yang memungkinkan blog terkoneksi ke Steem Blockchain.

Sejak kehadiran Steemit, para Blogger memang ramai yang hijrah ke Steemit. Saat itu sempat muncul kekhawatiran dari para Blogger bahwa blog mereka akan menemui ajalnya.

Saya sendiri hampir saja meninggalkan blog setelah bergabung dengan Steemit. Saya juga sempat berpikir bahwa “dunia blog” sudah berakhir dengan kehadiran Steemit.

Tapi kekhawatiran itu telah runtuh paska @howo dan @fredrikaa mengembangkan plugin SteemPress. Tentu tidak berlebihan jika kita menyebut mereka berdua sebagai “pahlawan” bagi Steemian Blogger.

Saat ini saya sedang mengumpulkan SBD untuk memperpanjang blog saya [khairilmiswar.co](http://khairilmiswar.com) yang akan *expired* dalam dua minggu ke depan. Memang biaya perpanjangan blog saya tidak terlalu mahal, hanya sekitar 750 ribu (40 SBD) untuk satu tahun ke depan, tapi dalam kondisi SBD yang melemah, usaha ini memang sedikit berat, *hahahaha*.

Demikian dulu Tuan dan Puan Steemians, lain waktu disambung kembali…

Print Friendly, PDF & Email

Comments

comments

Senandung Jampoek

Senandung Jampoek Penulis: Khairil Miswar Penerbit: Kawat Publishing ISBN: 978-602-50591-7-9 Cetakan: Pertama, 2020 Tebal: 282 halaman. Harga: Rp. 55.000 (Pingiriman wilayah Aceh + ongkir Rp. 5000). Minat Hubungi WA: 081360660766
khairilmiswar
About khairilmiswar 281 Articles
Khairil Miswar dilahirkan di Desa Cot Bada Baroh Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen pada 24 Juli 1981 dari pasangan Ayahanda Drs. Tgk. H. Ismail Sarong dan Ibunda Hj. Mudiah Affan (Almarhumah). Menyelesaikan pendidikan Pascasarjana di UIN Ar-Raniry Banda Aceh pada Konsentrasi Pemikiran dalam Islam. Menulis artikel di beberapa media dan menulis beberapa buku.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*