Tulisan dan Pikiran yang Berubah

[Iscripsit](https://lscripsit.wordpress.com/2014/10/19/why-write/)
338 Views

Perubahan terus saja terjadi dari masa ke masa. Perubahan tidak hanya dialami oleh dunia, tapi juga oleh segenap isinya. Manusia sebagai penghuni dunia juga terus berubah dari waktu ke waktu.

Sebagai makhluk yang dilengkapi akal; pikiran kita juga terus berubah seiring dengan perjalanan intelektual, pergantian lingkungan dan juga pertemuan dengan hal-hal baru. Kondisi ini tidak dapat dihindari, sebab menghindar dari perubahan sama saja dengan menceburkan diri dalam kebekuan.

Dalam dunia kepenulisan pun demikian, kita juga dihadapkan pada perubahan. Mulai dari perubahan teknis penulisan, sudut pandang, pola analisis sampai dengan perubahan ide itu sendiri.

Kesadaran atas perubahan ini biasanya akan terdeteksi pada saat kita tersenyum, tertawa, menggelengkan kepala atau bahkan menepuk jidat ketika membaca ulang tulisan-tulisan lama yang pernah kita tulis dengan cukup serius. Kondisi ini mengindikasikan ada perubahan di pikiran kita.

Seperti kita tahu, tulisan adalah pengikat pikiran. Lantas bagaimana dengan pikiran-pikiran lama yang sudah terikat itu? Haruskah disesali karena pikiran kita saat ini sudah berubah? Saya memilih menjawab “tidak.”

Perubahan harus dipandang sebagai sesuatu yang wajar. Tulisan-tulisan lama, seburuk apa pun wujudnya adalah penanda perjalanan intelektual yang kita lalui di masa itu. Dan seiring gerakan zaman gerak pikir pun berubah.

Tulisan-tulisan baru yang kita hasilkan hari ini juga bagian dari perjalanan intelektual yang tak pernah berhenti. Hasil pikiran dalam tulisan itu nantinya akan kembali berubah di masa depan. Terus saja begitu.

Tidak perlu merasa gelisah ketika tulisan-tulisan lama terlihat bertentangan dengan tulisan-tulisan kita yang baru. Pada prinsipnya, pertentangan antara “lama” dan “baru” itu hanyalah gerak penyempurnaan.

Hasil pikiran yang kita anggap “benar” di masa lalu bisa saja menjadi “tidak benar’ di masa sekarang. Demikian pula pemikiran yang kita anggap “tepat” di masa ini bisa menjadi “keliru” di masa depan. Begitu seterusnya.

[Commons](https://commons.m.wikimedia.org/wiki/File:Career_Change_Jump_Cartoon.svg)

Pikiran kita akan terus berjalan dan menyisakan jejaknya dalam tulisan. Setiap jejak yang berubah akan menjadi penanda atas perubahan kadar intelektualistas yang kita miliki.

Print Friendly, PDF & Email

Comments

comments

khairilmiswar
About khairilmiswar 283 Articles
Khairil Miswar dilahirkan di Desa Cot Bada Baroh Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen pada 24 Juli 1981 dari pasangan Ayahanda Drs. Tgk. H. Ismail Sarong dan Ibunda Hj. Mudiah Affan (Almarhumah). Menyelesaikan pendidikan Pascasarjana di UIN Ar-Raniry Banda Aceh pada Konsentrasi Pemikiran dalam Islam. Menulis artikel di beberapa media dan menulis beberapa buku.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*