Tulisan Pertama di Mojok

163 Views

Sejak mojok.co muncul sebagai media alternatif yang menawarkan karakteristik khas, saya sering menghabiskan waktu mengakses website tersebut untuk membaca beberapa artikel yang saya anggap menarik. Mojok.co menayangkan artikel-artikel satire dan kocak sehingga menarik untuk dibaca oleh semua kalangan.

Pada awalnya saya hanya menjadi pembaca budiman dan belum berkeinginan untuk mengirim tulisan ke media tersebut. Salah satu alasannya, karena artikel yang serumpun dengan mojok.co selama ini saya tulis di sebuah media lokal, AcehTrend.co yang menyediakan kolom kecil untuk saya bertajuk Tuanku Nan Kacau.

Meskipun tidak selevel dengan mojok.co, tulisan-tulisan ringan bernuansa santai yang saya tulis di Tuanku Nan Kacau sudah cukup memadai untuk mengimbangi tulisan-tulisan serius yang ketat dan terlalu akademis yang biasa disajikan penulis lain di Aceh.

Namun demikian, seiring perjalanan waktu, saya juga mulai tertarik untuk berusaha nimbrung di mojok.co. Beberapa bulan lalu saya mencoba mengirim tulisan ke mojok.co, tapi tulisan tersebut tidak dimuat, mungkin belum dianggap layak. Setelah mengirim tulisan pertama itu saya pun berhenti mengirim beberapa bulan.

Dua bulan lalu saya kembali mengirim ke mojok, tapi masih belum beruntung, tidak dimuat. Akhirnya saya pun “marah” dan mengirim tulisan ketiga. Beberapa hari lalu tulisan ketiga itu ternyata dimuat dan tayang di mojok.co.

Sekarang saya sedang menunggu informasi dari bos mojok via email soal honor yang katanya cukup untuk traktir cewek.

Print Friendly, PDF & Email

Comments

comments

Senandung Jampoek

Senandung Jampoek Penulis: Khairil Miswar Penerbit: Kawat Publishing ISBN: 978-602-50591-7-9 Cetakan: Pertama, 2020 Tebal: 282 halaman. Harga: Rp. 55.000 (Pingiriman wilayah Aceh + ongkir Rp. 5000). Minat Hubungi WA: 081360660766
khairilmiswar
About khairilmiswar 281 Articles
Khairil Miswar dilahirkan di Desa Cot Bada Baroh Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen pada 24 Juli 1981 dari pasangan Ayahanda Drs. Tgk. H. Ismail Sarong dan Ibunda Hj. Mudiah Affan (Almarhumah). Menyelesaikan pendidikan Pascasarjana di UIN Ar-Raniry Banda Aceh pada Konsentrasi Pemikiran dalam Islam. Menulis artikel di beberapa media dan menulis beberapa buku.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*